Besok Sidang di MK, Sanen: Prinsipnya Kami Menyampaikan Permohonan Tidak Dengan Kertas Kosong

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Sengketa Perselisihan Hasil Pilkada untuk Kabupaten Sekadau dengan registrasi perkara nomor 12/PHP.BUP-XIX/2021 masuk ke pokok perkara.

Sidang dengan agenda pembuktian dan mendengarkan para saksi akan digelar pada Rabu 24 Februari 2021 besok.

Kuasa Hukum Rupinus-Aloysius, Glorio Sanen memastikan pihaknya siap membuktikan dalil yang diajukan.

“Sebetulnya ketika permohonan ini kami ajukan ke Mahkamah Konstitusi, prinsipnya kami sudah siap untuk tahapan pembuktian. Karena dimomen pembuktian ini kami akan membuktikan dalil-dalil yang kami ajukan,” kata Sanen, Selasa 23 Februari 2021.

Menurutnya, semua dalil permohonan yang diajukan di Mahkamah Konstitusi disertakan dengan bukti.

“Terkait dengan persiapan dan yakin, kami sangat yakin, memang seluruh dalil dalam permohonan kami, kami sertai dengan pembuktian, kemudian dikesempatan pembuktian ini kami hanya menguatkan bukti surat yang sudah kami sahkan di MK dengan keterangan saksi,” jelasnya.

“Prinsipnya, kami menyampaikan permohonan tidak dengan kertas kosong, semua sudah kami siapkan,” tambah Sanen.

Lebih lanjut, Sanen pun menerangkan jika dengan pembuktian dan saksi yang akan dikeluarkan pihaknya akan singkron dengan bukti yang sebelumnya telah disertakan.

“Sebetulnya bukti-bukti surat sudah kuat nilainya, cuma saksi ini hanya menguatkan kembali dan bagaimana melakukan sinergisitas, memberi petunjuk dan lain sebagainya dalam konteks bukti-bukti surat itu agar singkron,” kata Sanen. (*)



Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Besok Sidang di MK, Sanen: Prinsipnya Kami Menyampaikan Permohonan Tidak Dengan Kertas Kosong, https://pontianak.tribunnews.com/2021/02/23/besok-sidang-di-mk-sanen-prinsipnya-kami-menyampaikan-permohonan-tidak-dengan-kertas-kosong.
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Rivaldi Ade Musliadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *