Sengketa Pilkada Sekadau Berlanjut, Rupinus-Aloysius Siapkan Ratusan Bukti di Sidang MK 24 Februari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  –  Pasangan Cabup dan Cawabup Kabupaten Sekadau Rupinus-Aloysius melalui Kuasa Hukumnya Glorio Sanen memastikan telah menyiapkan ratusan bukti untuk menghadapi persidangan dengan agenda pokok perkara.

Sengketa Perselisihan Hasil Pilkada Kabupaten Sekadau dengan registrasi perkara nomor 12/PHP.BUP-XIX/2021 berlajut ke pembahasan pokok perkara di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan digelar pada 24 

“Ini adalah tahapan pembuktian. Perlu kami sampaikan, jika sebelum permohonan dibacakan kami telah menyiapkan 108 bukti dan setelah sehari permohonan dibacakan kami mengesahkan sebanyak 115 alat bukti, jadi kami melakukan penambahan 7 alat bukti,” kata Glorio Sanen saat menggelar jumpa pers, Kamis 18 Februari 2021.

“Kami akan bersidang kembali pada 24 Februari 2021 yang mana agenda persidangan pemeriksaan saksi dan ahli serta penambahan alat bukti. Jadi kami sekarang sedang berkonsolidasi di dalam kerangka jika memungkinkan akan melakukan penambahan alat bukti,” tambah Glorio Sanen.

Pada intinya, kata Sanen, dengan dilanjutkannya persidangan di MK ke tahap pokok perkara menunjukan jika eksepsi dari KPU ditolak.

“Intinya ingin kami sampaikan jika eksepsi termohon (KPU-red) ditolak oleh Mahkamah Konstitusi,” terangnya.

Eksepsi sendiri merupakan istilah yang digunakan dalam proses hukum dan peradilan yang berarti penolakan atau keberatan yang disampaikan terdakwa disertai dengan alasan bahwa dakwaan tidak benar.

Sanen meyakini, perkara yang di-handle langsung oleh DPP, DPD, dan DPC PDI Perjuangan ini akan menang.

“Kalau kita melakukan potret terhadap permohonan di MK di Pilkada 2020 ada 138 permohonan dan kemudian masuk ke pokok perkara ada 45 permohonan untuk masuk tahapan pembuktian termasuk Sekadau,” tutur Glorio Sanen.

Ia menyatakan, dalam konteks persidangan kuasa hukum sangat optimistis lantaran yang didalilkan selalu disertai dengan alat bukti. Ia yakin MK akan mengabulkan permohonan Rupinus-Aloysius.

Eksepsi sendiri merupakan istilah yang digunakan dalam proses hukum dan peradilan yang berarti penolakan atau keberatan yang disampaikan terdakwa disertai dengan alasan bahwa dakwaan tidak benar.

Sanen meyakini, perkara yang di-handle langsung oleh DPP, DPD, dan DPC PDI Perjuangan ini akan menang.

“Kalau kita melakukan potret terhadap permohonan di MK di Pilkada 2020 ada 138 permohonan dan kemudian masuk ke pokok perkara ada 45 permohonan untuk masuk tahapan pembuktian termasuk Sekadau,” tutur Glorio Sanen.

Ia menyatakan, dalam konteks persidangan kuasa hukum sangat optimistis lantaran yang didalilkan selalu disertai dengan alat bukti. Ia yakin MK akan mengabulkan permohonan Rupinus-Aloysius.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Martinus Sudarno juga memastikan sengketa perselisihan hasil Pilkada Kabupaten Sekadau berlajut ke pokok perkara di MK. Dengan demikian, jelasnya, belum ada pemenang Pilkada 2020 di Bumi Lawang Kuari tersebut.

“Pada saat ini pasangan Rupinus-Aloysius sedang mengajukan gugatan di MK, ada berita simpang siur terkait dengan adanya PSU di Sekadau. Perlu saya sampaikan sampai hari ini belum ada pemenang Pilkada di Sekadau sampai adanya putusan di MK yang bersifat final dan mengikat,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalbar ini saat jumpa pers.

“Saya minta kepada masyarakat Kabupaten Sekadau untuk bersabar menunggu proses persidangan ini sampai selesai,” tambah Martinus Sudarno.

Selain itu, Sudarno juga meminta agar seluruh relawan dan tim dapat bersabar menunggu hasil di MK tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Kalbar ini juga meminta agar seluruh elemen terutama tim, relawan hingga simpatisan Rupinus-Aloysius dapat menjaga kondusifitas.

“Kepada tim dan relawan Rupinus-Aloysius untuk tetap solid sebagai partai pendukung utama Rupinus-Aloysius saya mengajak tim pendukung, relawan tetap solid, menjaga situasi yang aman, damai di Sekadau sampai ada putusan MK karena yang dimohon PSU dibeberapa tempat,” katanya.

Untuk diketahui jika sebelumnya perkara dari Sekadau Kalbar sudah dilaksanakan dua kali sidang. Sidang pertama mendengar permohonan pemohon, kemudian sidang kedua ialah mendengar jawaban dari termohon dalam hal ini KPU, kemudian Bawaslu dan pihak terkait dalam hal ini Aron-Subandrio.

Divisi Hukum KPU Provinsi Kalbar, Mujiyo menerangkan jajarannya menyiapkan diri untuk sidang lanjutan.

Persiapan itu ialah untuk mendalami dan pemantapan jawaban termasuk menyiapkan saksi-saksi yang relevan.

“Kita minta mereka mendalami kembali dan memantapkan jawaban, melengkapi apa-apa yang masih dirasa kurang, menyiapkan saksi yang relevan,” katanya.

Begitu juga dengan lembaga pemberi keterangan dalam hal ini Bawaslu yang menegaskan akan meminta jajaran mengikuti sidang lanjutan di MK.

“Arahan kita ke Bawaslu Sekadau untuk hadir sebagaimana adanya jika sudah ada panggilan sidang dan menyampaikan keterangan sebagaimana adanya,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Kalbar, Ruhermansyah.

Menanggapi berlanjutnya sengketa perselisihan hasil Pilkada Kabupaten Sekadau di MK, Bawaslu Kabupaten Sekadau pastikan siap mengikuti tahapan hingga selesai. Ketua Bawaslu Sekadau Nur Soleh mengatakan, pada dasarnya setelah diregisternya perkara nomor 12/PHP.BUP-XIX/2021 di MK, Bawaslu Sekadau sudah memberikan keterangan tertulis melalui sidang luring maupun Daring. Sidang pertama dan kedua pun telah diikuti oleh Bawaslu Sekadau.

“Terkait dengan kelanjutan dari PHP ini kita sudah diundang, sebagai pihak yang memberikan keterangan, yang dijadwalkan tanggal 24 Februari,” kata Nur Soleh.

Terkait dengan pemeriksaan saksi ahli dan tambahan alat bukti itu nantinya, dipastikan Bawaslu sudah mempersiapkan semuanya.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi yang disampaikan KPU Kabupaten Sekadau. Komisioner KPU Sekadau yang Tribun kontak menyerahkan kepada Ketua KPU Sekadau Drianus Saban untuk memberikan penjelasan. Saat dihubungi Drianus Saban juga tak merespons. 

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Sengketa Pilkada Sekadau Berlanjut, Rupinus-Aloysius Siapkan Ratusan Bukti di Sidang MK 24 Februari, https://pontianak.tribunnews.com/2021/02/19/sengketa-pilkada-sekadau-berlanjut-rupinus-aloysius-siapkan-ratusan-bukti-di-sidang-mk-24-februari?page=3.

Editor: Jamadin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *